Lagi-Lagi Messi Diduga Terlibat Kasus Penggelapan Pajak

12

12

 

Bola Spektakuler , Spanyol – Dokumen rahasia transaksi keuangan dan investasi para pesohor dunia diunggah oleh komunitas yang menamakan dirinya Panama Papers. Dalam dokumen itu mengatakan bahwa pesepakbola Barcelona, Lionel Messi, terlibat penggelapan pajak. Parahnya lagi hasil dari penggelapan pajak tersebut digunakan untuk membangun perusahaan fiktif di Panama, Uruguay dan Belize (sebuah negara di Amerika Tengah).

Messi dan sang ayah, Jorge Horacio, saat ini memang sedang memiliki masalah dengan pengadilan Spanyol. Penyebabnya karena La Pulga dan sang ayah yang sekaligus agen dari Messi didakwa menggelapkan pajak sebesar USD6,5 juta (Rp85,6 miliar). Penggelapan pajak tersebut dilakukan mulai 2007 hingga 2009 dengan modus antara lain menyembunyikan pemasukan total Messi dari berbagai kegiatan komersial dan sponsor. Sidang Messi dan ayahnya baru akan dilakukan pada 31 Mei 2016.

Menurut laporan Panama Papers, Senin (4/4/2016), Messi dan sang ayah membangun perusahaan fiktif bernama Mega Star Enterprises yang berdomisili di Panama. Menurut dokumen Firma Hukum, Mossack Fonseca, yang sudah bocor, Mega Star Enterprises dibangun pada 13 Juni 2013. Messi dan ayahnya menggunakan Mossack Fonseca untuk mengurusi dokumen dan keuangan perusahaan fiktif itu demi menyembunyikan harta mereka dari kewajiban membayar pajak.

Seperti diberitakan oleh The Guardian, Jorge bahkan telah mengeluarkan uang sebesar lima juta euro atau sekira Rp75 miliar pada Agustus 2013 untuk investasi perusahaan tersebut. Menurut Panama Papers, Messi bahkan setidaknya menandatangani satu dokumen sebelum akhirnya semua tanda tangan diambil oleh sang ayah.

The Guardian mengaku sempat menghubungi Messi dan sang ayah untuk mendapatkan informasi mengenai berita dari Panama Papers. Namun tak ada jawaban dari Messi sementara sang ayah enggan berkomentar kepada Konsorsium Jurnalis Invenstigasi Internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *